Marianaramadhani's Blog

Cinta Manusia

pada Agustus 18, 2011

Ketika matamu menatapku

Tak sedikitpun aku tahu

Apa yang telah kau baca

Dari sepasang mata

Dua buah alis

Sebuah hidung

Kedua belah pipi

dan juga bibirku

Bisikmu, aku mencintaimu!

 

Ketika matamu menatapku

Lagi-lagi aku tak tahu, apa yang menari-menari di dalam kepalamu

Sepasang mata tidak lagi memancarkan sebuah makna

Dua buah alis tak lagi hitam mengkilap

Sebuah hidung tak bertulang

Salah satu sisi dari pipi harus terkoyak, busuk, penuh darah

Dan bibir yang tak lagi merah merekah

Bisikmu, cinta adalah realita!

Setipis kertas, seringan kapas

Terbang melayang dengan lepas

 

Tak ada yang abadi

Hanya cinta-Mu tuhan kekal hingga nanti

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: